Tuesday, February 10, 2026

REVIVAL : When everyone ran away

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


---

REVIVAL : When Everyone Ran Away


Mark 14:50  Then they all forsook Him and fled.

Markus 14:50 (AVB)  Setelah itu, semua murid Yesus meninggalkan-Nya dan masing-masing melarikan diri. 


---

Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian.
Hari yang ke #41. Tahukah anda bahawa ayat ini sangat ringkas, tetapi amat berat maknanya? Tiada hujah, tiada pembelaan, tiada keberanian. Semua murid — bukan satu dua — meninggalkan Yesus dan melarikan diri. Pada saat Yesus paling memerlukan sokongan, Dia berdiri sendirian.


---

🍞 ☕ Kesetiaan manusia ada hadnya, tetapi misi Tuhan tidak pernah gagal. Murid-murid yang pernah berkata sanggup mati bersama Yesus kini lari kerana takut. Ini bukan kisah tentang kejahatan mereka, tetapi tentang kelemahan manusia. Namun dalam kesunyian itu, Yesus tetap melangkah ke salib demi keselamatan dunia.


---

📌 Tiga poin utama

1. Ketakutan boleh membuat orang paling rohani melarikan diri
Janji yang diucapkan dengan mulut mudah hilang apabila nyawa terancam.

2. Yesus memahami kelemahan murid-murid-Nya
Dia tidak terkejut. Dia sudah tahu. Namun Dia tetap memilih mereka.

3. Kesendirian Yesus membuka jalan keselamatan bagi semua
Yesus ditinggalkan supaya kita tidak perlu ditinggalkan oleh Allah.


---

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..?

✅ Jangan terlalu yakin dengan kekuatan sendiri
✅ Belajar bergantung sepenuhnya kepada anugerah Tuhan
✅ Bangkit kembali walaupun pernah gagal dan melarikan diri

👉 Ada saat dalam hidup di mana iman diuji, dan kita mungkin juga lari. Tetapi kegagalan bukan penamat. Murid-murid yang melarikan diri inilah yang kemudiannya dipulihkan dan dipakai Tuhan dengan luar biasa. Soalnya bukan “pernahkah kita lari”, tetapi “adakah kita kembali kepada Yesus?” Apakah respon kita hari ini..?


---

💭 “They ran away in fear, but He stayed in love.”


---

You are the revivalist...!
#SpreadRevival #GreaterMovement

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†=ShErKaRL KuGaN=†
TFGM's Daily Devotion
http://sherkarl.blogspot.com

Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.

Monday, February 9, 2026

REVIVAL : A kiss that betrayed

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


---

REVIVAL : A Kiss That Betrayed

Mark 14:44-45
44 Now His betrayer had given them a signal, saying, "Whomever I kiss, He is the One; seize Him and lead Him away safely. "
45 As soon as He had come, immediately he went up to Him and said to Him, "Rabbi, Rabbi! " and kissed Him.

Markus 14:44-45 (AVB)
44 Pengkhianat Yesus telah menetapkan satu isyarat dengan mereka: “Yang kucium nanti, itulah Dia. Tangkap Dia dan bawalah Dia pergi dengan selamat.” 
45 Sebaik-baik Yudas tiba, dia pergi kepada Yesus sambil berkata, “Rabbi!” lalu mencium-Nya. 


---

Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian.
Hari yang ke #40. Tahukah anda bahawa ayat ini amat menyayat hati? Pengkhianatan tidak datang dengan pedang atau jeritan, tetapi dengan cium kasih dan panggilan “Rabbi”. Yudas menggunakan simbol kasih dan hormat untuk melakukan kejahatan terbesar dalam sejarah manusia.


---

🍞 ☕ Yesus dikhianati bukan oleh musuh jauh, tetapi oleh orang paling dekat. Ciuman sepatutnya melambangkan kasih, kesetiaan, dan keakraban. Namun di tangan Yudas, ciuman menjadi alat pengkhianatan. Ini mengingatkan kita bahawa kedekatan luaran dengan Yesus tidak menjamin kesetiaan hati.


---

📌 Tiga poin utama

1. Pengkhianatan paling menyakitkan datang dari orang terdekat
Yudas berjalan bersama Yesus, makan bersama-Nya, dan melayani bersama murid lain — namun hatinya sudah jauh.

2. Simbol rohani boleh disalahgunakan tanpa hubungan sejati
Panggilan “Rabbi” dan ciuman tidak bermakna apa-apa jika hati sudah memilih kegelapan.

3. Yesus tetap tenang walaupun dikhianati
Yesus tidak melarikan diri, tidak melawan, dan tidak membalas. Dia menyerahkan diri-Nya sepenuhnya kepada kehendak Bapa.


---

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..?

✅ Periksa hati, bukan sekadar tingkah laku rohani
✅ Jangan hanya dekat dengan Yesus secara luaran, tetapi setia secara dalaman
✅ Jangan gunakan perkara rohani untuk menutup niat yang tidak benar

👉 Ada orang yang mencium Yesus, tetapi menyerahkan-Nya. Ada yang menyebut nama-Nya, tetapi menolak kehendak-Nya. Persoalannya: adakah hubungan kita dengan Kristus benar-benar lahir dari kasih, atau sekadar rutin dan kepentingan? Apakah respon kita hari ini..?


---

💭 “Closeness without loyalty becomes the most dangerous distance.”


---

You are the revivalist...!
#SpreadRevival #GreaterMovement

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†=ShErKaRL KuGaN=†
TFGM's Daily Devotion
http://sherkarl.blogspot.com

Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.

Sunday, February 8, 2026

REVIVAL : When Eyes Are Heavy, Hearts Must Stay Awake

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


---

REVIVAL : When Eyes Are Heavy, Hearts Must Stay Awake

Mark 14:40 And when He returned, He found them asleep again, for their eyes were heavy; and they did not know what to answer Him.

Markus 14:40 (AVB) Apabila Dia kembali, didapati-Nya mereka telah tertidur lagi, kerana mata mereka amat mengantuk. Mereka tidak tahu apa yang hendak dijawab kepada-Nya. 


---

Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian.
Hari yang ke #39. Tahukah anda bahawa ayat ini sangat sunyi tetapi sangat menusuk? Di saat Yesus sedang bergelut dalam doa yang paling berat, murid-murid-Nya gagal berjaga. Bukan kerana mereka jahat, tetapi kerana mereka letih secara rohani. Mata mereka berat, dan apabila Yesus datang, mereka tidak tahu apa yang hendak dijawab.


---

🍞 ☕ Ini gambaran realiti ramai orang percaya hari ini. Kita mengasihi Yesus, kita mengikut Yesus, tetapi apabila tiba saat untuk berjaga, berdoa, dan berdiri bersama-Nya — kita tertidur. Bukan tidur fizikal semata-mata, tetapi tidur rohani: peka semakin tumpul, doa semakin singkat, hati semakin kebas.


---

📌 Tiga poin utama

1. Keletihan rohani boleh membuat kita gagal memahami saat genting
Murid-murid tidak sedar betapa kritikalnya momen itu. Tidur membuat mereka terlepas waktu yang menentukan sejarah keselamatan.

2. Tidak tahu apa hendak dijawab adalah tanda hati yang tidak bersedia
Apabila kita tidak berjaga dengan Tuhan, kita akan kehilangan kepekaan untuk memberi respon rohani yang betul.

3. Kasih Yesus tetap ada walaupun murid-murid gagal
Yesus tidak meninggalkan mereka walaupun mereka tertidur berulang kali. Ini menunjukkan kesabaran dan kasih karunia-Nya.


---

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..?

✅ Periksa diri: adakah kita sedang “tidur” secara rohani
✅ Jangan biarkan keletihan dunia memadamkan kepekaan rohani
✅ Belajar berjaga dalam doa walaupun badan dan emosi letih

👉 Banyak kejatuhan rohani tidak bermula dengan dosa besar, tetapi dengan tidur kecil yang berpanjangan. Yesus masih datang mencari murid-murid-Nya — persoalannya, adakah kita berjaga atau masih lena? Apakah respon kita hari ini..?


---

💭 “Spiritual failure often begins not with rebellion, but with sleep.”


---

You are the revivalist...!
#SpreadRevival #GreaterMovement

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†=ShErKaRL KuGaN=†
TFGM's Daily Devotion
http://sherkarl.blogspot.com

Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.

Saturday, February 7, 2026

REVIVAL : Not My will, but Yours

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


---

REVIVAL : Not My Will, But Yours

Mark 14:36  And He said, "Abba, Father, all things are possible for You. Take this cup away from Me; nevertheless, not what I will, but what You will. "

Markus 14:36 (AVB)
Kata-Nya, “Abba, Bapa, segala-galanya dapat Kaulakukan. Edarkanlah cawan ini daripada-Ku. Namun demikian, bukanlah kehendak-Ku tetapi kehendak-Mu yang terlaksana.”


---

Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian.
Hari yang ke #38. Tahukah anda bahawa inilah doa yang paling mendalam dan penuh bermakna yang pernah diucapkan oleh Yesus? Di Getsemani, Dia tidak berpura-pura kuat. Dia tidak menyembunyikan keinginan-Nya. Yesus mengakui kesakitan-Nya, tetapi pada masa yang sama menyerahkan kehendak-Nya sepenuhnya kepada Bapa. Inilah puncak ketaatan sejati.


---

🍞 ☕ Yesus memanggil Allah sebagai “Abba” — Bapa yang dekat.
Di tengah pergumulan terbesar hidup-Nya, Yesus tidak menjauh dari Bapa. Dia mendekat. Dia mengakui: “Segala-galanya dapat Kaulakukan.” Ini adalah iman yang matang — bukan iman yang memaksa Tuhan mengikut kehendak kita, tetapi iman yang percaya walaupun kehendak Tuhan membawa kita melalui salib.


---

📌 Tiga poin utama

1. Doa yang sejati bermula dengan kejujuran
“Yesus berkata: edarkanlah cawan ini.” Tuhan tidak menolak doa yang jujur. Dia mahu hati yang terbuka, bukan kata-kata rohani yang palsu.

2. Ketaatan sejati menundukkan kehendak diri
“Bukan kehendak-Ku tetapi kehendak-Mu.” Inilah garis pemisah antara iman yang dangkal dan iman yang matang.

3. Salib adalah hasil ketaatan, bukan kegagalan
Yesus tidak dipaksa ke salib. Dia taat. Dan melalui ketaatan itulah keselamatan dilahirkan.


---

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..?

✅ Datang kepada Tuhan dengan hati yang jujur, bukan berpura-pura kuat
✅ Percaya bahawa kehendak Tuhan sentiasa lebih tinggi dan lebih baik
✅ Belajar berkata “ya” kepada Tuhan walaupun ia menyakitkan

👉 Ramai orang mahu kuasa kebangkitan, tetapi sedikit yang sanggup berdoa doa Getsemani. Namun di situlah iman diuji, watak dibentuk, dan tujuan kekal dinyatakan. Adakah kita berani berdoa: “Bukan kehendak-Ku, tetapi kehendak-Mu”? Apakah respon kita hari ini..?


---

💭 “True surrender is trusting God even when His will includes the cross.”


---

You are the revivalist...!
#SpreadRevival #GreaterMovement

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†=ShErKaRL KuGaN=†
TFGM's Daily Devotion
http://sherkarl.blogspot.com

Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.

Friday, February 6, 2026

REVIVAL : The sorrow of the Son

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


---

REVIVAL : The Sorrow of the Son

Mark 14:34 Then He said to them, "My soul is exceedingly sorrowful, even to death. Stay here and watch."

Markus 14:34 (AVB)
Dia berkata kepada mereka, “Jiwa-Ku sungguh dukacita, bagaikan mati. Duduklah di sini, dan berjagalah.”


---

Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian.
Hari yang ke #37. Tahukah anda bahawa ayat ini membawa kita ke Taman Getsemani — tempat di mana Yesus tidak menunjukkan kuasa-Nya, tetapi kemanusiaan-Nya yang paling dalam? Anak Allah yang menyembuhkan orang sakit dan mengusir roh jahat kini mengaku, “Jiwa-Ku sungguh dukacita, bagaikan mati.” Ini bukan kelemahan; ini adalah kasih yang sedang memikul beban dosa dunia.


---

🍞 ☕ Yesus tidak menafikan kesakitan emosi-Nya. Dia tidak berkata, “Aku kuat, Aku boleh hadapi sendiri.” Sebaliknya, Dia meminta murid-murid-Nya untuk tinggal dan berjaga bersama-Nya. Ini mengajar kita bahawa kesedihan bukan dosa, dan meminta sokongan bukan tanda iman yang lemah. Bahkan Yesus, dalam ketaatan sempurna, memilih untuk tidak bersendirian dalam penderitaan.


---

📌 Tiga poin utama

1. Yesus memahami penderitaan emosi manusia
“Jiwa-Ku sungguh dukacita” menunjukkan bahawa Yesus benar-benar merasai tekanan, ketakutan, dan kesakitan batin seperti kita.

2. Ketaatan sejati sering melalui lembah kesedihan
Getsemani mendahului Golgota. Jalan ketaatan tidak sentiasa penuh kemenangan, kadangkala ia dipenuhi air mata.

3. Panggilan untuk berjaga adalah panggilan untuk setia bersama Yesus
Yesus meminta murid-murid-Nya berjaga — bukan menyelesaikan masalah, tetapi hadir bersama-Nya.


---

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..?

✅ Jangan menafikan kesedihan; bawalah ia kepada Tuhan
✅ Fahami bahawa iman tidak meniadakan rasa sakit
✅ Belajarlah untuk berjaga — setia, berdoa, dan hadir bersama Kristus

👉 Jika hari ini jiwa kita terasa berat, Yesus tidak menjauh. Dia pernah berada di tempat yang sama. Dia bukan sahaja Juruselamat yang berkuasa, tetapi Sahabat yang memahami. Adakah kita berjaga bersama-Nya, atau kita tertidur dalam zon selesa? Apakah respon kita hari ini..?


---

💭 “Jesus did not escape sorrow; He walked through it in obedience.”


---

You are the revivalist...!
#SpreadRevival #GreaterMovement

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†=ShErKaRL KuGaN=†
TFGM's Daily Devotion
http://sherkarl.blogspot.com

Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.

Thursday, February 5, 2026

REVIVAL : Confident words, Fragile flesh

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


---

REVIVAL : Confident Words, Fragile Flesh

Mark 14:30-31
30 Jesus said to him, "Assuredly, I say to you that today, even this night, before the rooster crows twice, you will deny Me three times. "
31 But he spoke more vehemently, "If I have to die with You, I will not deny You! " And they all said likewise.

Markus 14:30-31 (AVB)
30 Yesus berkata kepadanya, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, pada malam ini sebelum ayam berkokok dua kali, kamu akan menyangkal-Ku tiga kali.” 
31 Tetapi Petrus berkata dengan lebih tegas lagi, “Kalaupun aku terpaksa mati bersama-Mu, aku tidak akan menyangkal-Mu.” Semua yang lain pun berkata demikian. 


---

Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian.
Hari yang ke #36. Tahukah anda bahawa ayat ini memperlihatkan pertembungan antara pengetahuan ilahi Yesus dan keyakinan manusia Petrus? Petrus benar-benar mengasihi Yesus, tetapi dia terlalu yakin dengan kekuatan dirinya sendiri. Yesus tidak menegur dengan kemarahan, sebaliknya Dia mendedahkan realiti kelemahan manusia—bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk memulihkan.


---

🍞 ☕ Keberanian yang tidak bersandar pada doa akan runtuh di bawah tekanan. Petrus bercakap dengan penuh semangat, namun beberapa jam kemudian dia akan menangis dengan pahit. Niat yang baik tidak mencukupi tanpa pergantungan penuh kepada Tuhan. Kesetiaan sejati bukan diuji ketika kita kuat, tetapi ketika kita takut dan terancam.


---

📌 Tiga poin utama

1. Keyakinan diri tanpa kesedaran diri membawa kejatuhan
Petrus tidak berbohong—dia benar-benar yakin. Namun dia gagal mengenali batas dirinya.

2. Yesus mengenal kegagalan kita sebelum ia berlaku
Yesus tahu Petrus akan menyangkal-Nya, namun tetap mengasihinya dan tidak menolaknya.

3. Semua murid berkata hal yang sama — manusia mudah terlalu yakin
Bukan Petrus sahaja. Kita semua cenderung berkata, “Aku tidak akan jatuh,” sehingga saat ujian tiba.


---

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..?

✅ Rendahkan hati dan jangan terlalu yakin dengan kekuatan sendiri
✅ Bergantung kepada doa, bukan semata-mata semangat
✅ Percaya bahawa Yesus tetap setia walaupun kita tersandung

👉 Kegagalan Petrus bukan penamat ceritanya. Tuhan lebih berminat membentuk hati yang rendah daripada mengekalkan imej yang kelihatan kuat. Apabila kita jatuh, Yesus tidak berkata “Aku sudah tahu,” untuk menghukum—tetapi untuk memulihkan. Apakah respon kita hari ini..?


---

💭 “Confidence in self leads to denial; dependence on Christ leads to restoration.”


---

You are the revivalist...!
#SpreadRevival #GreaterMovement

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†=ShErKaRL KuGaN=†
TFGM's Daily Devotion
http://sherkarl.blogspot.com

Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.

Wednesday, February 4, 2026

REVIVAL : Betrayal at the table

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


---

REVIVAL : Betrayal at the Table

Mark 14:20-21
20 He answered and said to them, "It is one of the twelve, who dips with Me in the dish.
21 "The Son of Man indeed goes just as it is written of Him, but woe to that man by whom the Son of Man is betrayed! It would have been good for that man if he had never been born. "

Markus 14:20-21 (AVB)
20 Yesus menjawab, “Dia seorang daripada dua belas yang mencecah roti bersama ke dalam bekas. 
21 Anak Manusia memanglah harus pergi, seperti yang tersurat tentang-Nya. Tetapi malanglah orang yang mengkhianati Anak Manusia! Lebih baik baginya jika dia tidak dilahirkan.” 


---

Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian.
Hari yang ke #35. Tahukah anda bahawa ayat ini menyentak hati kerana pengkhianatan itu berlaku di meja persekutuan? Bukan oleh orang luar, tetapi oleh seseorang yang makan bersama Yesus, berjalan bersama-Nya, dan menyaksikan kasih-Nya dari dekat. Yesus menegaskan dua kebenaran serentak: rancangan Allah tetap digenapi, namun tanggungjawab moral manusia tidak dikecualikan.


---

🍞 ☕ Kasih karunia tidak meniadakan pilihan.
Yesus tahu apa yang akan berlaku, namun Dia tidak memaksa atau menutup mata terhadap dosa. Nubuat tentang Anak Manusia digenapi, tetapi pengkhianatan itu tetap satu keputusan peribadi yang membawa akibat serius. Dekat dengan Yesus tidak menjamin kesetiaan—hati yang tunduklah yang menentukan.


---

📌 Tiga poin utama

1. Pengkhianatan boleh lahir dari kedekatan rohani
“Yang mencecah roti bersama” menandakan keintiman. Namun kehadiran fizikal tanpa ketaatan hati boleh menipu diri.

2. Kedaulatan Allah tidak menghapuskan tanggungjawab manusia
“Yesus harus pergi seperti yang tersurat,” tetapi “malanglah orang itu.” Rancangan Allah berjalan, namun pilihan manusia tetap dipertanggungjawabkan.

3. Dosa yang disengajakan membawa akibat yang berat
Amaran Yesus bukan hiperbola. Ia menegaskan betapa seriusnya mengkhianati kebenaran yang telah dikenal.


---

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..?

✅ Jangan selesa dengan status rohani; periksa kesetiaan hati setiap hari
✅ Hargai kasih karunia dan jangan mempermainkannya
✅ Pilih ketaatan walaupun bertentangan dengan kepentingan diri

👉 Meja persekutuan boleh menjadi tempat penyembuhan atau pengkhianatan—bergantung pada pilihan hati. Tuhan setia menggenapi rancangan-Nya, tetapi Dia memanggil kita untuk setia dalam respons kita. Apakah respon kita hari ini..?


---

💭 “Closeness to Jesus without obedience can still lead to betrayal.”


---

You are the revivalist...!
#SpreadRevival #GreaterMovement

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†=ShErKaRL KuGaN=†
TFGM's Daily Devotion
http://sherkarl.blogspot.com

Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.