Friday, April 11, 2025

REVIVAL : Arise, cry out

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣



REVIVAL : Arise, cry out



Lamentations 2:19 "Arise, cry out in the night, At the beginning of the watches; Pour out your heart like water before the face of the Lord. Lift your hands toward Him For the life of your young children, Who faint from hunger at the head of every street. "

Ratapan 2:19 (AVB) Bangunlah, berteriaklah pada malam hari, pada permulaan waktu berjaga malam! Curahkanlah isi hatimu seperti air di hadirat Tuhan. Angkatlah tanganmu kepada-Nya demi nyawa anak-anakmu yang pengsan kerana kelaparan di pangkal setiap lorong!



Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian. Hari yang ke #101. Tahukah anda bahawa Tuhan sedang memanggil kita untuk berdoa? Perhatikanlah, doa adalah obat bagi semua rasa sakit, bahkan yang paling sakit sekalipun, penawar bagi setiap penyakit, bahkan yang paling menyedihkan. Dan bagian kita di dalam doa adalah tidak untuk menetapkan sesuatu, tetapi untuk tunduk pada hikmat dan kehendak Allah. Juga, untuk menghadapkan perkara kita kepada-Nya, dan menyerahkannya kepada Dia.


🍞 ☕ Ayat ini datang dari kitab Ratapan yang ditulis oleh Nabi Yeremia — kitab yang penuh dengan kesedihan dan seruan hati seorang nabi terhadap kehancuran Yerusalem. Dalam ayat ini, Yeremia mengajak umat untuk bangkit dalam doa dan tangisan, terutama memohon belas kasihan Tuhan atas generasi muda yang menderita.


3 Poin Utama:


1. Doa Malam Adalah Tindakan Iman yang Dalam

"Bangunlah, berteriaklah pada malam hari..."
➤ Malam adalah waktu keheningan, tetapi juga waktu pertarungan rohani. Yeremia menyeru untuk tidak tidur dalam kelalaian, tetapi bangkit dan berseru dengan segenap jiwa.
➤ Doa malam menandakan kesungguhan hati yang bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.

2. Curahkan Isi Hati Seperti Air

"...curahkanlah isi hatimu seperti air di hadirat Tuhan..."
➤ Ini adalah gambaran doa yang jujur dan tanpa kepura-puraan. Seperti air mengalir tanpa henti, demikianlah isi hati kita harus ditumpahkan kepada Tuhan dengan bebas dan penuh kerendahan hati.
➤ Tuhan mendengar doa yang datang dari hati yang remuk dan terbuka.

3. Doa Bukan Hanya Untuk Diri Sendiri – Tapi Juga Untuk Generasi Muda

"...angkatlah tanganmu kepada-Nya demi nyawa anak-anakmu..."
➤ Yeremia menyeru umat agar berdoa syafaat bagi anak-anak yang kelaparan — secara rohani dan jasmani. Dalam konteks masa kini, ini adalah seruan untuk berjuang dalam doa bagi generasi muda yang tersesat, tertekan, atau jauh daripada Tuhan.
➤ Generasi yang akan datang memerlukan penyokong doa hari ini.

📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini...?

✅ Ambillah waktu untuk berdoa di tengah malam atau waktu tenang, di mana fokus kita hanya kepada Tuhan. Doa seperti ini mengubah keadaan dan hati kita sendiri.

✅ Jangan tahan air mata atau beban hatimu — Tuhan rindu mendengarnya. Curahkanlah isi hatimu, bukan hanya dengan kata-kata indah, tetapi dengan kejujuran dan kelembutan hati.

✅ Kita dipanggil untuk menjadi pendoa syafaat bagi generasi ini. Bangkitlah dan berseru kepada Tuhan untuk anak-anak, remaja, dan pemuda yang sedang "pengsan" rohani — hilang arah, tanpa harapan, dan kelaparan akan kasih sejati.

👉🏼 Firman Tuhan hari ini bukan sekadar seruan ratapan, tetapi panggilan doa yang mendalam dan penuh kuasa. Dalam menghadapi kehancuran atau penderitaan, jangan berdiam diri — bangun dan berdoalah! Tuhan mendengar jeritan hati yang dicurahkan seperti air di hadapan-Nya. Biarlah kita menjadi penjaga rohani yang berjaga malam demi keluarga, gereja, dan bangsa 🌌🙏🏻. Apakah respon kita hari ini...?



You are the revivalist...! 
#SpreadRevival #GreaterMovement 

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†_=ShErKaRL KuGaN=_†
TFGM's Daily Devotion 
http://sherkarl.blogspot.com

** Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.**

Thursday, April 10, 2025

REVIVAL : With you

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣



REVIVAL : With you 



Jeremiah 51:21-23
21 With you I will break in pieces the horse and its rider; With you I will break in pieces the chariot and its rider;
22 With you also I will break in pieces man and woman; With you I will break in pieces old and young; With you I will break in pieces the young man and the maiden;
23 With you also I will break in pieces the shepherd and his flock; With you I will break in pieces the farmer and his yoke of oxen; And with you I will break in pieces governors and rulers.

Yeremia 51:21-23 (AVB)
21 denganmu Aku menghancurkan kuda dan penunggangnya, denganmu Aku menghancurkan rata dan pengendaranya, 
22 denganmu Aku menghancurkan lelaki dan perempuan, denganmu Aku menghancurkan orang tua dan orang muda, denganmu Aku menghancurkan pemuda dan pemudi, 
23 denganmu Aku menghancurkan gembala dan kawanan ternaknya, denganmu Aku menghancurkan petani dan pasangan lembunya, denganmu Aku menghancurkan penguasa dan pembesar.



Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian. Hari yang ke #100. Tahukah anda bahawa Tuhan mahu memakai kita sebagai alat-Nya? Allah telah membangkitkan semangat raja-raja Media, yaitu Darius dan Koresh, yang datang menyerang Babel kerana dorongan ilahi, sebab rencana-Nya terhadap Babel ialah untuk memusnahkannya. Kedua raja tadi melakukannya, tetapi Allah yang merencanakannya. Mereka sekadar menggenapi tujuan-Nya dan bertindak seperti yang diarahkan-Nya. Perhatikanlah, rencana Allah akan berlaku, dan sesuai dengan hal itu, semua hati akan tergerak. Orang-orang yang dipakai Allah untuk menyerang Babel diumpamakan seperti angin yang membinasakan, baik oleh dinginnya suhu yang merosakkan buah-buahan di bumi, maupun oleh kencangnya tiupan yang merobohkan semua yang ada di depannya.


🍞 ☕ Renungan hari ini merupakan sambungan dari penghakiman Tuhan terhadap Babel dalam Yeremia 51. Di sini, Tuhan menggambarkan bagaimana Dia menggunakan umat-Nya sebagai alat pelaksanaan kehendak dan keadilan-Nya. Ayat-ayat ini menyuarakan betapa kuasa Tuhan dapat mengubah orang biasa menjadi senjata rohani yang kuat untuk menjatuhkan sistem yang menentang-Nya.


3 Poin Utama:


1. Tuhan Dapat Menggunakan Umat-Nya sebagai Alat Perang Rohani

Frasa berulang “denganmu Aku menghancurkan…” menunjukkan peranan umat Tuhan sebagai alat dalam tangan-Nya. Ini bukan tentang kekuatan manusia, tetapi tentang otoritas Tuhan yang bekerja melalui mereka.
➤ Tuhan dapat memakai siapa sahaja untuk melaksanakan kehendak-Nya jika kita bersedia dan taat.

2. Penghakiman Tuhan Menyeluruh dan Tidak Pilih Kasih

Ayat ini menyebut pelbagai lapisan masyarakat – dari raja hingga petani, dari tua hingga muda. Ini menunjukkan bahawa tiada siapa yang dapat bersembunyi dari penghakiman Tuhan apabila kejahatan dilakukan secara kolektif.
➤ Keadilan Tuhan berlaku untuk semua, dan dosa akan tetap diadili tanpa mengira status.

3. Ketaatan Membawa Kita Kepada Peranan Ilahi yang Lebih Besar

Umat Tuhan yang taat tidak hanya diselamatkan, tetapi dipakai untuk melaksanakan misi Tuhan di dunia. Ini adalah kehormatan rohani dan juga tanggungjawab berat.
➤ Dipilih oleh Tuhan bukan untuk kemuliaan diri, tetapi untuk tujuan-Nya yang suci.


📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini...?

✅ Jangan pandang rendah akan bagaimana Tuhan boleh menggunakan kita. Kita mungkin merasa tidak layak atau kecil, tetapi Tuhan dapat memakai kita untuk tujuan besar-Nya.

✅ Hidup yang taat dan berserah membuka pintu bagi Tuhan bekerja melalui kita — dalam keluarga, gereja, dan masyarakat.

✅ Berhati-hatilah agar kita tidak berada di pihak yang menentang Tuhan, kerana penghakiman-Nya akan menyentuh semua golongan, termasuk yang berkuasa dan yang lemah, jika hidup dalam kejahatan.

👉🏼 Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahawa Tuhan bukan sahaja menyelamatkan umat-Nya, tetapi juga mempersenjatai mereka dengan kuasa untuk menegakkan kehendak-Nya. Ini adalah seruan untuk hidup dalam ketaatan dan kesediaan, agar Tuhan dapat menggunakan kita sebagai alat kebenaran dan pembawa perubahan di dunia yang gelap. Bersedialah – kerana di tangan Tuhan, hidup kita dapat membawa dampak kekal. Apakah respon kita hari ini...?


You are the revivalist...! 
#SpreadRevival #GreaterMovement 

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†_=ShErKaRL KuGaN=_†
TFGM's Daily Devotion 
http://sherkarl.blogspot.com

** Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.**

Wednesday, April 9, 2025

REVIVAL : The Lord has revealed

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


REVIVAL : The Lord has revealed 



Jeremiah 51:10 The LORD has revealed our righteousness. Come and let us declare in Zion the work of the LORD our God.

Yeremia 51:10 (AVB) TUHAN telah membuat kebenaran kita nyata. Mari kita ceritakan di Sion perbuatan TUHAN, Allah kita.



Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian. Hari yang ke #99. Tahukah anda bahawa Tuhan membuat kebenaran kita nyata? TUHAN telah membuat segala kebenaran kita menjadi nyata. Ia telah tampil bagi kepentingan kita melawan orang-orang yang telah memperlakukan kita dengan tidak adil, dan Ia telah memberi kita ganti rugi. Ia juga telah memperlihatkan bahwa Ia kini berdamai dengan kita dan bahwa di mata-Nya kita adalah bangsa yang benar. Oleh sebab itu biarlah hal ini dibicarakan orang bagi kepujian-Nya: marilah kita ceritakan di Sion perbuatan TUHAN, Allah kita, supaya orang lain juga diajak bersama kita untuk memuji Dia.


🍞 ☕ Renungan hari ini menandakan penghakiman Tuhan atas Babel, musuh besar umat Israel. Ayat ini merupakan seruan kemenangan dan pengakuan bahawa Tuhan telah menegakkan kebenaran umat-Nya. Ia juga menjadi dorongan bagi umat Tuhan untuk memasyhurkan perbuatan-Nya.


3 Poin Utama:


1. Tuhan Menegakkan Kebenaran Umat-Nya

“TUHAN telah membuat kebenaran kita nyata…”
➤ Kadang-kadang umat Tuhan dianiaya, difitnah atau kelihatan seperti kalah. Tetapi Tuhan adalah pembela kebenaran, dan Dia sendiri yang akan membuktikan siapa yang benar di mata-Nya.
➤ Kebenaran ilahi tidak perlu dipertahankan dengan kekuatan sendiri — Tuhan akan menyatakannya pada waktu-Nya.

2. Tindakan Tuhan Perlu Dinyatakan Kepada Dunia

“Mari kita ceritakan di Sion…”
➤ Apabila Tuhan bertindak dalam hidup kita – membebaskan, menyelamatkan, atau menegakkan kebenaran – jangan diam. Ceritakan!
➤ Kesaksian kita membangkitkan iman orang lain dan mengagungkan Tuhan secara terbuka.

3. Pusat Kesaksian Kita Ialah Tuhan Sendiri

“…perbuatan TUHAN, Allah kita.”
➤ Fokusnya bukan pada apa yang kita lakukan, tetapi apa yang Tuhan telah lakukan. Dia adalah pusat segala pujian dan penyembahan kita.
➤ Tuhan dimuliakan apabila umat-Nya menceritakan kebaikan dan keadilan-Nya.


📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini...?


✅ Bila Tuhan membela kita atau menegakkan kebenaran dalam hidup kita, jangan simpan kesaksian itu. Ceritakan kepada orang lain – itu akan membawa kemuliaan kepada Tuhan.

✅ Dalam dunia yang penuh ketidakadilan, Tuhan tetap membela umat-Nya. Walau seolah-olah kebenaran ditindas, percayalah Tuhan akan menyatakannya.

✅ Jadilah umat yang rajin bersyukur dan bersaksi – bukan hanya ketika senang, tetapi juga apabila melihat tangan Tuhan bertindak dalam keadaan sukar.

👉🏼 Firman Tuhan hari ini adalah peringatan bahawa Tuhan tidak pernah membiarkan umat-Nya dalam ketidakadilan selama-lamanya. Dia akan menyatakan kebenaran dan memberi pembelaan pada masa yang tepat. Maka, kita dipanggil bukan hanya untuk bersyukur, tetapi juga menceritakan kepada dunia akan perbuatan-Nya yang besar. Mari kita menjadi pembawa kesaksian di Sion zaman ini – di rumah kita, gereja, dan masyarakat – agar nama Tuhan dimuliakan. Apakah respon kita hari ini...?


You are the revivalist...! 
#SpreadRevival #GreaterMovement 

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†_=ShErKaRL KuGaN=_†
TFGM's Daily Devotion 
http://sherkarl.blogspot.com

** Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.**

Tuesday, April 8, 2025

REVIVAL : Cursed is he

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


REVIVAL : Cursed is he



Jeremiah 48:10 Cursed is he who does the work of the LORD deceitfully, And cursed is he who keeps back his sword from blood.

Yeremia 48:10 (AVB) Terkutuklah orang yang lalai dalam melakukan pekerjaan TUHAN! Terkutuklah orang yang menahan pedang-Nya daripada penumpahan darah!



Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian. Hari yang ke #98. Tahukah anda bahawa kita harus melakukan pekerjaan TUHAN? Pedoman umum yang diberikan kepada semua orang yang bekerja melayani Allah dalam hal apa saja diterapkan pada pekerjaan ini. Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan curang atau lalai, yang berpura-pura melakukannya, tetapi tidak melakukannya sesuai tujuan, yang memperlihatkan bahwa ia melayani demi kemuliaan Allah, tetapi sebenarnya ia melayani maksud-maksudnya sendiri, dan mengerjakan pekerjaan Tuhan tidak lebih jauh dari apa yang sesuai dengan tujuan-tujuannya sendiri. Atau yang malas bekerja untuk Allah dan tidak berhati-hati atau berupaya melakukannya sebagaimana mesti Nya. Janganlah orang-orang seperti itu menipu diri mereka sendiri, sebab Allah tidak akan membiarkan diri-Nya dipermainkan seperti itu.


🍞 ☕ Renungan hari ini kelihatan keras, namun sangat penting dalam memahami keseriusan panggilan untuk taat kepada Tuhan. Dalam konteks ini, Tuhan sedang menghakimi bangsa Moab dan memberikan amanah kepada umat-Nya untuk melaksanakan penghakiman itu. Ayat ini menyampaikan amaran kepada sesiapa yang enggan, malas, atau takut melaksanakan kehendak Tuhan.


3 Poin Utama:


1. Panggilan Tuhan Memerlukan Ketaatan Penuh

"Terkutuklah orang yang lalai..." – Ini bukan sekadar amaran, tetapi peringatan bahawa melayani Tuhan bukan perkara sambil lewa. Tuhan tidak mencari pekerja yang separuh hati.
➤ Jika Tuhan memanggil, kita mesti melaksanakan dengan tekad dan kesetiaan.

2. Menolak Tindakan Adil Tuhan Adalah Ketidaktaatan

"Menahan pedang daripada penumpahan darah" – Dalam konteks ini, pedang melambangkan alat penghakiman Tuhan. Mereka yang enggan melaksanakannya dianggap memberontak terhadap keadilan Tuhan.
➤ Kadang-kadang melayani Tuhan melibatkan keputusan yang sukar – termasuk berdiri untuk kebenaran, walaupun tidak popular.

3. Kesungguhan Dalam Pelayanan Menunjukkan Iman yang Hidup

Sikap lalai dan enggan adalah petanda hati yang tidak sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. Ayat ini menekankan bahawa pelayanan yang tidak sungguh-sungguh adalah dosa di mata Tuhan.
➤ Kualiti pelayanan kita mencerminkan sejauh mana kita menghormati Tuhan.


📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini...? 


✅ Jangan bermain-main dengan pelayanan atau tanggungjawab rohani. Sama ada kita memimpin, melayani, memberi, atau berdoa – lakukan seolah-olah untuk Tuhan sendiri.

✅ Kadang kala melayani Tuhan membawa kita kepada konflik, konfrontasi, atau keputusan yang berat. Tetapi ketaatan lebih penting daripada keselesaan.

✅ Kita harus waspada terhadap sikap suam-suam kuku – kerana Tuhan memanggil kita kepada ketaatan penuh, bukan separuh hati.

👉 Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahawa ketaatan kepada Tuhan adalah serius dan memerlukan kesungguhan. Tiada ruang untuk malas atau takut dalam pekerjaan Tuhan. Jika Tuhan telah memanggil kita, marilah kita melayani dengan hati yang ikhlas, sepenuhnya bersandar pada kekuatan dan kehendak-Nya. Janganlah kita menjadi orang yang dilaknat kerana lalai, tetapi jadilah hamba yang setia dan berguna kepada Kerajaan-Nya. Apakah respon kita hari ini..?


You are the revivalist...! 
#SpreadRevival #GreaterMovement 

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†_=ShErKaRL KuGaN=_†
TFGM's Daily Devotion 
http://sherkarl.blogspot.com

** Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.**

Monday, April 7, 2025

REVIVAL : Our old ways

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣



REVIVAL : Our old ways 


Jeremiah 44:17-18
17 "But we will certainly do whatever has gone out of our own mouth, to burn incense to the queen of heaven and pour out drink offerings to her, as we have done, we and our fathers, our kings and our princes, in the cities of Judah and in the streets of Jerusalem. For then we had plenty of food, were well–off, and saw no trouble.
18 "But since we stopped burning incense to the queen of heaven and pouring out drink offerings to her, we have lacked everything and have been consumed by the sword and by famine. "

Yeremia 44:17-18 (AVB)
17 Kami akan tetap melakukan segala hal yang telah kami ucapkan: kami hendak membakar dupa kepada Ratu Langit dan mencurahkan persembahan minuman kepadanya, sebagaimana biasa kami lakukan, nenek moyang kami, raja-raja kami, dan para pembesar kami di kota-kota Yehuda serta di jalan-jalan Yerusalem. Pada waktu itu kami berkelimpahan makanan, hidup senang, dan tidak mengalami malapetaka. 
18 Tetapi sejak kami berhenti membakar dupa kepada Ratu Langit dan mencurahkan persembahan minuman kepadanya, kami kekurangan segala sesuatu dan kami dimusnahkan oleh pedang dan bencana kebuluran.”


Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian. Hari yang ke #97. Tahukah anda bahawa seringkali kita degil mau tinggalkan cara hidup kita yang lama? Di sini kita mendapati bagaimana orang banyak itu dengan keras kepala menolak untuk tunduk kepada kuasa firman Allah yang disampaikan Yeremia. Hampir tidak pernah kita menjumpai contoh perbuatan yang sedemikian berani menentang Allah seperti ini, atau pemberontakan pikiran duniawi yang sedemikian terang-terangan seperti ini.


🍞 ☕ Renungan hari ini adalah gambaran jelas kedegilan dan kesesatan hati umat Yehuda. Mereka memilih untuk berpegang kepada penyembahan berhala – menyalahkan Tuhan atas kesusahan mereka, dan melihat berhala sebagai sumber berkat. Ini satu bentuk penolakan terang-terangan terhadap Tuhan yang telah menyelamatkan mereka.


3 Poin Utama:


1. Kesetiaan yang Salah Tempat

Mereka berkata, “Kami akan tetap melakukan…” – ini menunjukkan tekad, tetapi bukan kepada Tuhan, melainkan kepada Ratu Langit, simbol penyembahan berhala. Mereka setia kepada kesesatan, dan ini adalah kebutaan rohani yang berbahaya.
➤ Kita perlu bertanya: Adakah kesetiaan kita tertumpu kepada Tuhan atau kepada perkara dunia?

2. Penipuan Kenangan Masa Lalu

Mereka meromantisasi masa lalu – “Pada waktu itu kami berkelimpahan makanan...” – tetapi mereka lupa bahawa berkat masa lalu bukan datang dari berhala, tetapi kerana kesabaran Tuhan.
➤ Iblis sering menipu kita dengan membuat dosa kelihatan manis dan diberkati.

3. Salahkan Tuhan Bila Susah

Mereka menyalahkan kekurangan dan penderitaan sekarang sebagai akibat meninggalkan berhala, bukan kerana dosa. Ini logik terbalik – menolak kebenaran dan menyalahkan Tuhan atas akibat dosa mereka sendiri.
➤ Jangan salahkan Tuhan atas pilihan kita yang menolak-Nya.


📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini..? 


✅ Hati manusia cenderung memilih yang selesa, bukan yang benar.
Kita mesti menilai motivasi iman kita – adakah kita hanya setia bila diberkati?

✅ Berhala zaman kini mungkin bukan patung, tetapi perkara yang menggantikan Tuhan dalam hidup kita – kuasa, wang, hubungan, atau reputasi.

✅ Kembalilah kepada Tuhan, walau jalan-Nya kelihatan sukar.
Berkat sejati datang daripada hubungan yang benar dengan Allah, bukan dari kompromi rohani.

👉 Firman Tuhan hari ini menunjukkan bagaimana manusia boleh menukar kebenaran dengan kebohongan apabila hati mereka tidak tunduk kepada Tuhan. Kesetiaan kepada kesesatan akan membawa kehancuran. Marilah kita merenung di mana kita menaruh kesetiaan dan pengharapan kita. Jangan tertipu dengan nostalgia masa lalu yang berdosa, sebaliknya kembalilah kepada Tuhan yang hidup – satu-satunya sumber berkat yang kekal. Apakah respon kita hari ini...?


You are the revivalist...! 
#SpreadRevival #GreaterMovement 

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†_=ShErKaRL KuGaN=_†
TFGM's Daily Devotion 
http://sherkarl.blogspot.com

** Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.**

Sunday, April 6, 2025

REVIVAL : Have you forgotten..?

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣



REVIVAL : Have you forgotten? 



Jeremiah 44:9-10
9 ‘Have you forgotten the wickedness of your fathers, the wickedness of the kings of Judah, the wickedness of their wives, your own wickedness, and the wickedness of your wives, which they committed in the land of Judah and in the streets of Jerusalem?
10 ‘They have not been humbled, to this day, nor have they feared; they have not walked in My law or in My statutes that I set before you and your fathers. ’


Yeremia 44:9-10 (AVB)
9 Sudah lupakah kamu akan kejahatan nenek moyangmu, kejahatan raja-raja Yehuda dan isteri-isteri mereka, juga kejahatanmu sendiri serta isteri-isterimu yang dilakukan di Tanah Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem? 
10 Sampai hari ini mereka tidak merendahkan diri, tidak berasa takut, dan tidak menuruti hukum-Ku serta ketetapan-ketetapan-Ku yang telah Kuberikan kepadamu dan kepada nenek moyangmu.


Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian. Hari yang ke #96. Tahukah anda bahawa kita seringkali lupa bagaimana keadaan kita saat kali pertama Tuhan menemukan kita? Ia mengingatkan mereka akan dosa-dosa dan hukuman-hukuman terhadap raja-raja Yehuda, yang sekalipun orang-orang besar, tidak luput juga dari penghakiman-penghakiman Allah karena dosa penyembahan berhala mereka. Bahkan, seharusnya mereka menerima peringatan dari kejahatan isteri-isteri mereka, yang telah membujuk mereka melakukan penyembahan berhala. Perhatikanlah, orang-orang yang tidak mengikuti Taurat Allah, dengan berbuat demikian menunjukkan bahwa dalam diri mereka tidak ada takut akan Allah.


🍞 ☕ Renungan hari ini merupakan teguran keras Tuhan terhadap umat-Nya yang tidak belajar daripada sejarah dosa mereka sendiri. Tuhan mengingatkan mereka tentang kejahatan yang berterusan, bukan sahaja oleh nenek moyang mereka, tetapi juga oleh mereka dan keluarga mereka. Ini adalah seruan untuk kesedaran rohani dan pertobatan yang sejati.


3 Poin Utama:

1. Lupa Akan Sejarah Kejahatan

Tuhan bertanya, “Sudah lupakah kamu...?” — satu pertanyaan yang menyindir dan menyentuh hati. Melupakan dosa lalu menunjukkan ketidakpekaan rohani. Mereka gagal belajar dari kesilapan generasi terdahulu yang membawa kehancuran.
➤ Amaran: Jangan abaikan sejarah rohani kita. Kita perlu belajar daripadanya.

2. Kekerasan Hati yang Berpanjangan

Meskipun telah melihat akibat dosa, mereka tidak merendahkan diri dan tidak takut akan Tuhan. Ini menggambarkan hati yang keras dan sombong – satu keadaan rohani yang amat berbahaya.
➤ Kesombongan menjauhkan kita daripada rahmat Tuhan.

3. Penolakan Terhadap Hukum dan Ketetapan Tuhan

Mereka menolak untuk menuruti hukum Tuhan, meskipun hukum itu telah diberikan dengan jelas kepada mereka dan nenek moyang mereka. Ini menunjukkan sikap pemberontakan yang disengajakan, bukan kerana tidak tahu, tetapi kerana tidak mahu.
➤ Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan (Yohanes 14:15).


📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini...?

✅ Ingat dan belajar daripada kesilapan lalu.
Kita tidak boleh hanya membaca sejarah rohani, tetapi harus membiarkannya mendidik dan memperingatkan kita.

✅ Jangan biarkan hati kita menjadi keras.
Bila kita tidak lagi merasa takut akan Tuhan, itu adalah tanda bahaya rohani. Kita harus kembali kepada kerendahan hati dan takut akan Tuhan.

✅ Hukum Tuhan bukan untuk diabaikan, tetapi untuk ditaati.
Taat kepada firman-Nya membawa kehidupan, tetapi mengabaikannya hanya akan membawa kehancuran.

👉🏼 Firman Tuhan hari ini adalah panggilan Tuhan kepada umat-Nya yang terus-menerus hidup dalam dosa dan tidak mahu bertobat. Tuhan tidak mahu umat-Nya terus mengulangi kesalahan masa lalu. Dia rindu agar mereka kembali kepada-Nya dengan hati yang hancur dan roh yang rendah. Jangan tunda pertobatan – hari ini adalah masa untuk kembali kepada Tuhan dengan segenap hati. Apakah respon kita hari ini...?


You are the revivalist...! 
#SpreadRevival #GreaterMovement 

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†_=ShErKaRL KuGaN=_†
TFGM's Daily Devotion 
http://sherkarl.blogspot.com

** Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.**

Saturday, April 5, 2025

REVIVAL : All the proud men

Sajian makanan rohani yang lazat dan enak yang disediakan untuk kita semua. Ayuh kita menjamu selera bersama sajian surgawi ini.
🍳 🍳 🍉 🍆 🍇 🍈 🍐 🍑 🍄 🍎 🍏 🍌 🍦 🍧 🍨 🌭 🍟 🍔 🥓 🍱 🍣


REVIVAL : All the proud men 


Jeremiah 43:1-3
1 Now it happened, when Jeremiah had stopped speaking to all the people all the words of the LORD their God, for which the LORD their God had sent him to them, all these words,
2 that Azariah the son of Hoshaiah, Johanan the son of Kareah, and all the proud men spoke, saying to Jeremiah, "You speak falsely! The LORD our God has not sent you to say, ‘Do not go to Egypt to dwell there. ’
3 "But Baruch the son of Neriah has set you against us, to deliver us into the hand of the Chaldeans, that they may put us to death or carry us away captive to Babylon. "

Yeremia 43:1-3 (AVB)
1 Setelah Yeremia selesai mengatakan kepada seluruh rakyat segala firman TUHAN, Allah mereka – iaitu segala firman tadi, yang disampaikan TUHAN, Allah mereka, kepada Yeremia untuk mereka – 
2 berkatalah Azarya anak Hosaya, Yohanan anak Kareah, dan semua orang yang angkuh terhadap Yeremia, “Engkau berkata bohong! TUHAN, Allah kita, tidak menyuruh engkau berkata, ‘Jangan pergi ke Mesir untuk tinggal sebagai pendatang di sana,’ 
3 tetapi Barukh anak Neria menghasut engkau melawan kami dengan tujuan menyerahkan kami ke dalam tangan orang Kasdim, supaya mereka membunuh kami dan membuang kami ke Babel.”



Shalom dan salam Revival kepada saudara dan saudari sekalian. Hari yang ke #95. Tahukah anda bahawa terkadang manusia tidak mahu menerima pengajaran dan perintah Firman Tuhan? Apa yang dikatakan Allah kepada para pembangun menara Babel juga berlaku untuk orang-orang yang sekarang sedang dihadapi Yeremia: mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Mereka berangan-angan tentang Mesir, dan ke sanalah mereka hendak pergi, tidak peduli Allah mengatakan sebaliknya. Yeremia mengharuskan mereka mendengarkan semua perkataannya, meskipun ia melihat bahwa mereka merasa tidak nyaman dengan pesan itu. Pesan itulah yang disuruh Tuhan Allah mereka untuk disampaikan oleh Yeremia kepada mereka, dan mereka harus mendengar semuanya.


🍞 ☕ Dalam perikop ini, kita melihat penolakan terang-terangan terhadap firman Tuhan yang disampaikan oleh Yeremia. Walaupun Yeremia telah menyampaikan segala firman Tuhan dengan jujur, namun bangsa itu tetap memilih untuk tidak percaya dan menuduh Yeremia berbohong.


3 Poin Utama:

1. Penolakan terhadap Firman Tuhan

Yeremia telah menyampaikan segala firman Tuhan dengan setia, namun rakyat, termasuk pemimpin mereka seperti Azarya dan Yohanan, menuduh Yeremia berdusta. Ini menunjukkan ketegaran hati manusia yang tidak mahu tunduk kepada kehendak Tuhan, terutama bila firman itu bertentangan dengan kehendak mereka sendiri.

2. Tuduhan Tidak Berasas

Mereka menuduh Barukh menghasut Yeremia, seolah-olah firman Tuhan itu adalah ciptaan manusia untuk memerangkap mereka. Ini memperlihatkan ketakutan dan kekeliruan mereka, yang membawa mereka menolak kebenaran dan mempercayai fitnah.

3. Keangkuhan dan Kedegilan

Ayat ini menyebut bahawa mereka yang menolak itu adalah “orang yang angkuh.” Keangkuhan membuat seseorang tidak sanggup menerima teguran, dan berpaling daripada kebenaran Tuhan kerana merasa diri lebih tahu dan lebih benar.


📝 Apakah yang dapat kita belajar hari ini...?

✅ Hati yang sombong sukar menerima kebenaran.
Kita mesti berhati-hati agar tidak membiarkan keangkuhan menguasai kita sehingga kita menolak firman Tuhan hanya kerana ia tidak selari dengan kehendak kita.

✅ Jangan salahkan orang lain bila kita tidak suka firman Tuhan.
Orang Yehuda menyalahkan Barukh, padahal mereka sendiri tidak mahu tunduk kepada Tuhan. Kita harus berani berhadapan dengan kebenaran, walaupun ia menyakitkan.

✅ Firman Tuhan kadang-kadang sukar diterima, tetapi tetap benar.
Yeremia menyampaikan sesuatu yang tidak popular, tetapi itulah kehendak Tuhan. Kita perlu belajar untuk taat kepada firman-Nya walaupun tidak selesa.

👉🏼 Firman Tuhan hari ini menunjukkan bagaimana keangkuhan dan hati yang degil boleh menolak kebenaran Tuhan. Kita dipanggil untuk mempunyai hati yang rendah diri dan terbuka, agar kita tidak terlepas daripada mendengar suara Tuhan yang menyelamatkan. Jangan jadikan firman Tuhan sebagai musuh, tetapi biarkan ia membentuk dan membimbing hidup kita. Apakah respon kita hari ini...?


You are the revivalist...! 
#SpreadRevival #GreaterMovement 

Tuhan Memberkati...!

In His Majestic service,

†_=ShErKaRL KuGaN=_†
TFGM's Daily Devotion 
http://sherkarl.blogspot.com

** Selain daripada membaca renungan ini, saya menyarankan agar anda juga mengkaji, merenungkan serta menggali lebih dalam Firman Tuhan. Jika kamu diberkati lewat perkongsian ini, maka jadilah saluran berkat bagi mereka yang lain dengan mengongsikan berkat ini.**